Menjaga Adab dan Lisan Selama Umrah Ramadhan dan I’tikaf

Kategori : Informasi, Umrah, Tips, Ramadan, Ditulis pada : 06 Februari 2026, 14:36:51

hajj (12).png
Di Tanah Suci, langkah kaki kita seolah memang diarahkan menuju Ka’bah.

Namun yang sering luput disadari, ibadah tidak hanya diukur dari banyaknya ritual, melainkan juga dari cara seseorang bersikap.

Umrah Ramadhan dan i’tikaf mempertemukan jamaah dari berbagai negara, latar belakang, usia, dan kebiasaan. Dalam kondisi lelah, berpuasa, dan berada di keramaian, ujian adab dan lisan sering kali lebih berat daripada ibadah fisik itu sendiri.

Karena itulah, menjaga sikap dan ucapan menjadi bagian penting dari persiapan dan pelaksanaan ibadah.

Ibadah Tidak Pernah Terpisah dari Akhlak
Slide Web 2 (5).png

Islam tidak mengenal ibadah yang berdiri sendiri tanpa akhlak.
Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
(HR. Ahmad no. 8595, dinilai shahih oleh para ulama)

Hadits ini menegaskan bahwa nilai ibadah tidak hanya terlihat dari gerakan dan bacaan, tetapi juga dari perilaku sehari-hari, termasuk saat berada di Tanah Suci.

Umrah Ramadhan dan i’tikaf adalah waktu yang tepat untuk melatih diri agar ibadah lahir sejalan dengan sikap batin yang tertib.

Menahan Lisan sebagai Bentuk Ketaatan

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus.
Ia juga melatih pengendalian ucapan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Bukhari no. 1903)

Hadits ini menjadi peringatan bahwa ucapan yang tidak terjaga dapat mengurangi nilai ibadah, termasuk ketika menjalankan umrah dan i’tikaf.

Di Tanah Suci, godaan untuk mengeluh, berdebat, atau melontarkan kata-kata tidak pantas bisa muncul kapan saja, terutama saat lelah dan padatnya jamaah.

Keramaian Bukan Alasan Mengabaikan Adab

imam masjid nabawi artikel jum;at.jpg

Masjidil Haram dan Masjid Nabawi hampir selalu dipadati jamaah, terlebih di bulan Ramadhan.
Dorong-dorongan, antrean panjang, dan keterbatasan ruang sering memicu emosi.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik.”
(QS. Al-Isra’: 53)

Ayat ini menegaskan bahwa dalam kondisi apa pun, seorang Muslim diperintahkan untuk menjaga ucapannya.

Kesabaran dalam keramaian adalah bagian dari ibadah yang sering tidak terlihat, tetapi nilainya besar di sisi Allah. Tidak semua jamaah memiliki pemahaman dan kebiasaan yang sama. Sebagian cepat bergerak, sebagian lain lambat. Ada yang paham aturan, ada pula yang masih belajar.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua.”
(HR. Tirmidzi no. 1921 – hasan)

Hadits ini menjadi dasar penting dalam berinteraksi selama umrah dan i’tikaf:

  • bersabar terhadap jamaah lanjut usia,
  • tidak meremehkan jamaah yang baru pertama kali datang,
  • serta menghindari sikap merasa paling benar.

Adab seperti ini menjaga suasana ibadah tetap tertib dan damai.

Menjaga Sikap di Area Masjid
haji mabrur artikel.jpg

Masjid bukan hanya tempat ibadah pribadi, tetapi ruang bersama yang harus dijaga kehormatannya.

Allah berfirman:

“Dan siapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu berasal dari ketakwaan hati.”
(QS. Al-Hajj: 32)

Menghormati masjid tercermin dari:

  • tidak berbicara keras,
  • tidak mengganggu jamaah lain,
  • serta menjaga kebersihan dan ketertiban.

I’tikaf khususnya menuntut jamaah untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, karena ibadah dilakukan dalam waktu yang panjang dan berdekatan dengan orang lain.

Mengelola Emosi Saat Kelelahan
konten 10.jpg

Kelelahan fisik sering memicu emosi.
Dalam kondisi puasa dan kurang tidur, seseorang lebih mudah tersulut.

Rasulullah ﷺ memberikan panduan sederhana namun dalam:

“Jika salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berbuat bodoh. Jika ada yang mencacinya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia berkata: sesungguhnya aku sedang berpuasa.”
(HR. Bukhari no. 1904, Muslim no. 1151)

Hadits ini relevan sepenuhnya dalam konteks umrah Ramadhan.
Menahan emosi adalah bagian dari menjaga kualitas ibadah.

Adab terhadap Pembimbing dan Petugas
konten artikel 8.jpg

Selama perjalanan umrah, jamaah tidak berjalan sendiri.
Ada pembimbing, petugas hotel, dan petugas masjid yang membantu kelancaran ibadah.

Allah berfirman:

“Tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan.”
(QS. Al-Ma’idah: 2)

Menghormati arahan pembimbing, bersikap sopan kepada petugas, dan tidak bersikap keras adalah bentuk kerja sama dalam kebaikan.

Sikap ini bukan hanya memudahkan diri sendiri, tetapi juga menjaga ketertiban jamaah secara keseluruhan.

Menjaga Niat di Tengah Aktivitas Sosial

Di Tanah Suci, interaksi sosial tidak bisa dihindari.
Berbincang dengan sesama jamaah adalah hal wajar, namun perlu dijaga agar tidak melalaikan ibadah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.”
(HR. Tirmidzi no. 2317 – hasan)

Hadits ini menjadi pengingat agar jamaah:

  • membatasi percakapan yang tidak perlu,
  • menjaga waktu ibadah,
  • dan memprioritaskan amalan utama.

Adab sebagai Penjaga Nilai Ibadah
artikel senin 09.jpg

Ibadah yang dilakukan dengan adab yang baik akan lebih terjaga nilainya. Sebaliknya, ibadah yang disertai sikap kasar dan ucapan tidak terkontrol berisiko kehilangan keberkahannya.

Umrah Ramadhan dan i’tikaf adalah kesempatan langka. Menjaga adab dan lisan membantu jamaah memaksimalkan kesempatan tersebut dengan cara yang diridhai Allah. Tidak semua jamaah datang dengan kesiapan adab yang sama, edukasi dan pendampingan membantu jamaah memahami bahwa ibadah tidak hanya soal ritual, tetapi juga sikap.

Melalui program Umrah Ramadhan dan i’tikaf, RH Tours membekali jamaah dengan pemahaman adab ibadah, bimbingan lapangan, serta pendampingan intensif agar ibadah dapat dijalani dengan tertib, tenang, dan sesuai tuntunan syariat.

Konsultasikan perjalan ibadah anda, bersama konsultan profesional kami : 
📞 Zalfa 0819 500 7655
📞 Asih 0812 8553 8900

Check Juga Paket Umrah akhir Tahun 
Check Juga Paket Libur Akhir Tahun



Baca juga artikel : 
Flyer paket Produk New Umrah 2025 (WEB) (8).png

Jejak Perjuangan Rasulullah ﷺ di Thaif & Badar

artikel 15 mei.jpg

Siap Berangkat Umrah? Pelajari Dulu 5 Rukun Ibadah Umrah Berikut Ini

pulang umrah artikel.jpeg

Umrah Mabruroh, Kiat Kita Untuk Menggapainya

 

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id